Alumni dan Kader PMII Sulawesi Tekankan Kader Unggul Dibidang Akademik

Alumni dan Kader PMII Sulawesi Tekankan Kader Unggul Dibidang Akademik

JAKARTA, Pelita.co – Kader PMII Sulawesi yang tergabung dalam Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyelenggarakan Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama dengan alumni PMII yang berasal dari Sulawesi.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan PB PMII Sahabat Arsyad, S.Pd., M.Pd, Wakil Bendahara Umum Bidang Kaderisasi Nasional PB PMII, Fathullah Syahrul, S.S.os., M.I.Pol dan Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan PB PMII Sahabat Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak. Menurut Arsyad selaku inisiator bahwa kegiatan tersebut untuk memfasilitasi Silaturrahim antara kader dan alumni yang merantau di DKI Jakarta.

“Saya menyadari bahwa kesolidan dan persatuan kader dan alumni PMII dari Sulawesi yang ada di Jakarta akan mampu mencapai dan mendorong kader PMII pada posisi-posisi strategis di bangsa ini” jelas Arsyad selaku mantan Ketua Cabang PMII Bone.

Ditambahkan oleh Ullaah sapaan Fathullah Syahrul bahwa masa saat ini adalah masa kebangkitan kader PMII Sulawesi. Kegiatan Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama adalah bagian dari penguatan sinergitas dan kolaborasi antara kader dan alumni PMII Sulawesi di Jakarta sehingga mampu mengciptakan kerja-kerja produktif salah satunya di bidang pendidikan.

“Saat ini, hampir semua kader PMII Sulawesi di PB PMII sedang mengikuti pendidikan magister, bahkan beberapa diantaranya sedang mengikuti pendidikan jenjang doctoral” ujar dia.

Oleh karena itu. Ullaah mengatakan, bahwa pontensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki kader-kader PMII dari Sulawesi harus terkonsolidasikan dengan baik, sehingga mampu memberi konstrubusi bagi PMII, Pembangunan SDM di Sulawesi bahkan Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Aras Prabowo selaku Sekretaris Panitia. Ia mengatakan, dengan potensi SDM yang dimiliki kader-kader PMII dari Sulawesi dengan bidang keahlian yang berbeda-beda sangat memungkinkan untuk mendirikan perguruan tinggi.

“Ijin para Ayahanda dan senior, dengan potensi SDM yang kita miliki, bukan tidak mungkin untuk mendirikan Universitas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia” sontak diikuti tepuk tangan dari para kader PMII yang hadir. Sambung Aras, ketersedian SDM diberbagai bidang adalah pontensi besar yang harus dimanfaatkan, salah satunya pendirian Universitas PMII. “Saya kira bisa langsung terakreditasi A universitasnya nanti”, tegas Muhammad Aras Prabowo.

Turut hadir Sahabat Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Pd selaku Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PB PMII. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan penting memperbanyak Silaturrahim selama diperantauan. Beliau juga menceritakan kisahnya saat berproses di PMII dulu hingga bisa menjabat salah satu Ketua PB NU termuda dimasanya.

Selain itu, Prof. Dr. KH. Ahmad Thib raya, M.A Guru Besar Universitas UIN Syarif Hidayatullah menyampaikan nasehat kepada kader PMII Sulawesi yaitu: 1). Harus memperkuat etos kerja; 2). Meningkatkan kompetensi; 3) Saling membesarkan; 4) Silaturahim dan; 5) Disiplin.

Disampaikan juga oleh Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, M.H bahwa selain 5 nasehat yang sudah dijelaskan oleh Prof. Thib, ia ikut menambahkan dua lagi untuk menyempurnakannya.

“Normatif dan tradisi akademik, yaitu setiap kader-kader PMII yang masih kuliah harus mengikuti norma-norma yang ada diperguruan tinggi agar selesai tepat waktu dan mengikuti tradisi akademik dengan berorganisasi. Agar memiliki wawasan serta jaringan yang luas, karena pada akhirnya jaringanlah yang memiliki peran penting untuk masa depan kita” ungkap Prof. Salman.

Kegiatan buka puasa diselenggarakan di RM. Handayani Prima Matraman, diikuti oleh lebih 40 kader yang berasal dari Sulawesi. Kegiatan tersebut dimulai pukul 16.00 s.d 20.00. Turut hadir juga kader dan alumni PMII Sulawesi lintas generasi.