BBM Naik, Ini 5 Langkah Hemat untuk Mengatasinya

Ilustrasi Tips BBM Naik
Ilustrasi Tips BBM Naik (ISTIMEWA)

Pelita.co – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax mulai 1 April 2022 naik. BBM Non Subsidi Gasoline RON 92 (Pertamax) disesuaikan harganya menjadi Rp12.500 per liter, sebelumnya harga Pertamax hanya Rp9.000 per liter.

Dengan kondisi tersebut, banyak pengendara beralih menggunakan Pertalite yang harganya terpaut jauh lebih murah di bandingkan Pertamax.

Selain mengganti jenis bahan bakar yang digunakan, ada beberapa langkah hemat yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kenaikan BBM.

Duitpintar.com sebagai pialang asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, membagikan tips yang dapat berguna untuk membuat kendaraan kita tetap irit BBM.

Hemat BBM dengan Naik Angkutan Umum

Langkah pertama dalam melakukan hemat BBM adalah mengurangi pemakaian bahan bakar pada kendaraan pribadi.

Jika untuk membeli bensin kendaraan roda empat, Anda membutuhkan biaya sekitar Rp76 ribu per hari atau Rp2,2 juta per bulan.

Maka dengan menaiki angkutan umum, Anda dapat menghemat konsumsi bensin menjadi yang biasa membeli setiap hari menjadi dua kali dalam sebulan.

Rp76 ribu x 2 = Rp152 ribu

Dengan demikian, selain telah melakukan penghematan energi, Anda juga menghemat pengeluaran anggaran sebesar Rp2,48 juta untuk BBM.

Sehingga, dana yang biasa dialokasikan untuk membeli BBM bisa Anda gunakan untuk naik angkutan umum. Jauh lebih hemat, bukan!

Langkah lainnya yang dapat dilakukan adalah, bisa beralih menggunakan sepeda atau berjalan kaki saat pergi ke tempat yang dekat. Selain menghemat BBM, langkah ini juga bisa menyehatkan tubuh.

Jaga Kondisi Mesin dengan Servis Berkala

Kondisi kendaraan yang buruk akan membuat penggunaan BBM menjadi lebih banyak dari biasanya. Karena itu, penting untuk setiap pemilik mobil melakukan servis kendaraan secara rutin.

Merawat mesin secara rutin akan memperbaiki performanya secara efektif. Pergantian komponen mesin yang sudah aus dan memang perlu diganti juga akan memengaruhi efisiensi bahan bakar.

Beberapa komponen seperti busi, sensor udara, filter bensin hingga bearing harus rutin diganti agar mesin bekerja dengan efisien. Selain lebih hemat bahan bakar, mesin yang dirawat secara berkala akan lebih hemat dikarenakan kerusakan yang terjadi tidak terlalu berat.

Gunakan AC Sewajarnya

AC pada mobil bekerja dengan bantuan BBM yang ada pada kendaraan Anda. Mengurangi penggunaan AC mobil menjadi langkah tepat untuk Anda menghemat pemakaian BBM.

Jika suhu udara di luar tidak terlalu panas, Anda bisa menyiasatinya dengan membuka jendela.

Namun, bila perjalanan Anda melalui jalan tol yang membuat Anda harus berkendara dalam kecepatan tinggi, maka sebaiknya nyalakan AC.

Pasalnya, jendela yang terbuka akan semakin memperbesar tabrakan dengan udara saat mobil berada di kecepatan tinggi. Dengan begitu, mesin jadi lebih berat bekerja dan bahan bakar terbuang percuma.

Mematikan Kendaraan saat Berhenti Lama

Banyak orang sering tidak mematikan mesin kendaraan saat berhenti dalam waktu lebih dari 60 menit. Kendaraan yang terus menyala meski tidak bergerak akan tetap menguras BBM.

Karena itu, mematikan kendaran saat berhenti cukup lama di satu tempat dapat membantu Anda menghemat pemakaian bahan bakar.

Menjaga Tekanan Angin Ban

Saat tekanan angin ban kendaraan bermotor rendah, maka beban mesin untuk bergerak akan semakin besar. Beban tersebut membuat mesin bekerja ekstra dengan menggunakan banyak BBM.

Jadi, perlu dilakukan pengecekan tekanan angin sebelum menggunakan kendaraan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat BBM di tengah kondisi kenaikan bahan bakar satu ini.

Tentunya dengan konsumsi BBM yang lebih efektif dan efisien, kita dapat mengalokasikan dananya pada keperluan lain yang lebih mendesak, misalnya memiliki asuransi mobil untuk proteksi kendaraan, atau memiliki asuransi lainnya untuk proteksi diri dan keluarga.

Langkah hemat konsumsi bahan bakar juga dapat dilakukan agar Anda bisa tetap menggunakan Pertamax tanpa harus pindah ke jenis BBM lainnya.